Pensiun Jejaring Sosial Dunia Maya
![]()
Beberapa teman akrab saya masih belum percaya kalau mulai beberapa hari kemarin saya menghapus dan menonaktifkan beberapa akun penting situs jejaring sosial yang saya punya. Mulai dari plurk, twitter sampai facebook. Wajar karena mengingat saya dulu di kenal sebagai aktifis jejaring sosial. Dimana ada jejaring sosial baru dipastikan ada akun saya disitu. Terlepas dari dipakai atau tidak, yang penting buat dulu sekedar untuk mengamankan username. Itu hampir jadi ciri-ciri BLOGGER. Kalau tidak mencoba teknologi terbaru katanya gaptek dan ketinggalan jaman :p
Saya memang belum sempat punya blackberry atau Android Phone, karena saya sadar akan ada banyak sekali bad habit yang nantinya mendarah daging. Seperti ketika bangun tidur, yang pertama dicari adalah hape lalu yang pertama dibuka offline message lalu twitter. Terus kalau sudah sampe kantor, mengaktifkan dabr atau tweetdeck, pas nganggur otomatis bin reflek ngebuka timeline, jadinya malah selalu ingin tahu urusan orang. Atau jadinya malah harus tahu urusan orang lain yang se-timeline. Begitupun dengan facebook. Wwih..
sometimes i feel like naked, too much exposed myself
easy to talk without manners
Kebiasaan buruknya tidak cuma sampai disitu, yang paling terasa dengan twitter saya merasa jadi terlalu mudah bicara. Kalau dulu setiap punya opini saya selalu bertanya sama diri sendiri, apa bener opini saya ini kuat dan bisa dipertanggung jawabkan, apa efeknya untuk orang lain, apa gunanya untuk orang yang baca, semua saya pikirkan baik-baik. Terus waktu santai saya sering sekali ngetik kalimat teori saya sendiri buat dibaca nanti-nanti, tidak untuk dipublikasi. Dan yeah.. saya rindu masa-masa itu. Masa dimana saya tidak kesulitan merangkai kata jadi kalimat, kalimat jadi paragraf, paragraf jadi sebuah cerita yang setiap orang bebas membaca tanpa “dipaksa”.
Saya tidak bakal memusuhi apalagi mengkritik para pengguna jejaring sosial yang makin marak berlakangan ini. Karena apapun di dunia ini selalu punya dua sisi, baik buruk, positif negatif, semua kembali lagi ke pribadi masing-masing. Saya tetap hargai mereka dan kalian semua yang merasa masih banyak kegunaan dari situs-situs tersebut. Apalagi mereka yang tetap punya dan tetap bisa membatasi diri, i salute to you. Yang terpenting adalah bagaimana caranya agar kita tetap bisa kreatif tetap punya semangat berkarya juga harus tetap jadi diri sendiri…
Incoming search terms:
dunia maya (8),stk winongo (6),social network terbaru (4),sh winonggo madiun (2),sh terate (2),jejaring sosial terbaru (2),akun social network (2),gambar psht dunia (1),Gambar psht baru (1),jejaring sosial terbaru di dunia (1),jejaring sosil dunia (1),dunia-maya com (1),dunia jejaring sosial (1),situs dunia maya terbaru (1),akun sosial terbaru (1)7 Comments
Leave a comment
Popular
Komentar
- dinal cinta damai on Babagan Setia Hati
- Protolan Winongo ! on Babagan Setia Hati
- dafhy on Hari Pendidikan Nasional
- surya on I’m In Love
- Si Tukang Makan on I’m In Love
Archives
- May 2012 (1)
- April 2012 (1)
- March 2012 (2)
- February 2012 (2)
- December 2011 (1)
- November 2011 (1)
- October 2011 (4)
- September 2011 (3)




Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, semoga tenang ya alm akun-akunnya *mlipir*
ada benarnya juga mas tulisan ini. langsung menohok bagi saya. Dan ini alasan saya juga tidak beli blackberry
aamiin
keep bloging berarti….!!!
setuju.,.,.,.kunjungan pertama di blog ini gan.,.,.,jgn lupa hinggap diblog saya.,.,.,
sep ! selamat tetap menulis
sekarang ruang lingkup media sosial semakin dibatasi.. jadinya ya ngeblog aja..